Kaya Sumber Alam, Jalan Pangkalan Susu Sudah Lama Rusak Tanpa Perbaikan

Straight News

LANGKAT  – METRO GEMA NEWS:

Menjadi salah satu wilayah kaya dengan sumber alamnya, tidak menjamin pembangunan merata hingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, hal inilah yang dirasakan masyarakat kota minyak Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara (Sumut).

Pasalnya, sudah puluhan tahun jalan Provinsi Pangkalan Susu mengalami kerusakan tanpa perbaikan, kondisi ini menyebabkan sering terjadi kecelakaan terutama saat malam hari dengan minimnya penerangan (pencahayaan).

Kurangnya perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara guna memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak membuat masyarakat kecewa, padahal kontribusi alam Pangkalan Susu untuk negara cukup besar.

Surya (47) salah seorang warga Pangkalan Susu, saat ditemui melintas dijalan Pangkalan Susu-Pangkalan Brandan, Kelurahan Beras Basah, Pangkalan Susu. Sabtu (27/04/2023) siang mengaku sangat kecewa dengan kondisi jalan yang rusak.

Dirinya mengatakan, kerusakan terbentang sepanjang lebih kurang 3 Km dari Kelurahan Beras Basah hingga mendekati Desa Sei Siur, elemen masyarakat selama ini sudah sering melakukan aksi dan orasi terkait kerusakan yang terjadi, namun hingga saat ini tidak juga ada perbaikan.

“Pangkalan Susu kaya akan sumber alam, ada Pertamina Gasdom (Gas Domestik), Pertamina EP Fiel Pangkalan Susu, PLTU Sumatera II, Perkebunan dan pertanian serta kaya akan hasil laut (perikanan), tetapi kenapa kondisi jalan yang rusak tidak diperbaiki dan dibiarkan hingga puluhan tahun,” ucapnya kesal.

Dari pantauan wartawan di sekitar lokasi, terlihat kerusakan jalan terbentang di kiri dan kanan jalan dengan lubang menganga yang cukup dalam, para pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas dan mengurangi laju kendaraan.

Dengan kondisi ini, warga berharap Pemda Langkat menyurati Pemprov Sumut dan meminta Pj. Gubernur Hasanuddin untuk mengalokasikan anggaran guna memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak.

“Kita harap Pemprovsu mendengar keluhan masyarakat, melalui Dinas Bina Marga untuk dapat segera memperbaiki kerusakan yang ada,” ucap Surya. (Sy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *